Marhaban Yaa Ramadhan…Bulan Ramadhan tak lama lagi tiba
di hadapan kita. Bulan yang dinantikan oleh umat muslim se dunia. Bulan yang
penuh dengan aneka amalan ibadah seperti; puasa, tilawah al-Qur’an, sholat
malam, kajian ilmu, saling member nasihat, amalan sedekah, dan kepedulian kepada
kaum fakir dan miskin. Inilah salah satu bukti keindahan dan kesempurnaan
ajaran Islam.
Bulan Ramadhan adalah bagian dari perjalanan waktu yang
Allah ciptakan bagi hamba-hamba-Nya. Agar mereka memanfaatkannya untuk taat
kepada-Nya dan menjauhi langkah-langkah setan yang terus berupaya untuk
mengelabui dan menjerumuskan mereka ke dalam neraka. Allah SWT telah berfirman
dalam Quran surah Al Ashr ayat 1-3, “Demi waktu. Sesungguhnya manusia
benar-benar berada dalam keadaan rugi, kecuali orang-orang beriman, beramal saleh,
saling menasehati dalam kebenaran dan saling menasehati dalam menetapi
kesabaran”
Lezatnya Ketaatan
Seorang
hamba yang menyadari bahwa Allah adalah sesembahan-Nya, Islam sebagai agamanya
dan Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagai rasul-Nya tentu akan
merasakan lezatnya ketaatan dalam beribadah dan tunduk kepada syari’at-Nya. Dia
tidak akan merasa berat atau sempit tatkala harus menunaikan perintah Rabb alam
semesta.
Mengiringi Amal Salih Dengan Keikhlasan
Puasa
Ramadhan adalah amal salih yang sangat utama. Bahkan ia termasuk rukun islam.
Sementara amal salih tidak akan bernilai di sisi Allah jika tidak diiringi
dengan keikhlasan. Allah SWT berfirman dalam surah Al Kahfi ayat 110 “Maka
barangsiapa yang mengharapkan perjumpaan dengan Rabbnya hendaklah dia melakukan
amal salih dan tidak mempersekutukan dalam beribadah kepada Rabbnya dengan
sesuatu apapun.”
Melandasi Amalan Puasa Dengan Takwa
Pengertian
dari takwa adalah menjalankan segala perintah-Nya dan meninggalkan segala larangan-Nya. Puasa bukan sekedar
menahan rasa lapar dan haus. Puasa adalah ketundukan seorang hamba terhadap
Rabb yang telah menciptakan dan mengaruniakan segala macam nikmat kepada
seluruh makhluk ciptaan-Nya.
Ibadah adalah segala sesuatu yang dicintai dan diridhai
oleh Allah, berupa ucapan dan perbuatan, yang tampak maupun yang tak tampak.
Ibadah memiliki 3 pondasi amalan hati, yaitu cinta, harap, dan takut. Seorang
hamba yang beribadah kepada Allah harus menyertakan ketiga hal ini dalam setiap
ibadah yang dilakukannya.
Tags yang terkait dengan puasa ramadhan: pengertian puasa ramadhan, syarat dan rukun puasa ramadhan, yang membatalkan puasa ramadhan, puasa ramadhan 2018, puasa ramadhan 2018 jatuh pada tanggal, makalah puasa ramadhan.

Comments
Post a Comment